lawalataipb/ August 5, 2015/ Berita Utama, Studi Lapangan Anggota/ 0 comments

spanduk ekspedisi wasur lawalata ipb

Perkumpulan Mahasiswa Pecinta Alam Institut Pertanian Bogor (LAWALATA IPB) adalah organisasi kemahasiswaan IPB yang berperan dalam mewujudkan gerakan lingkungan hidup secara partisipatif, kooperatif, dan berkelanjutan mulai dari hal-hal kecil dan nyata sesuai dengan perkembangan persoalan lingkungan sekitar maupun lingkungan yang lebih luas. LAWALATA IPB banyak berperan dalam kegiatan-kegiatan  yang berbasis Scientific Adventure dan cenderung berwawasan lingkungan hidup.

Lawalata IPB mewujudkan hal tersebut dengan kegiatan-kegiatan yang direncanakan dalam progam kerja tahunan, salah satu kegaiatan yang setiap tahunnya  dilaksanakan adalah studi lapangan anggota (SLA), yang biasanya terkemas dalam suatu Ekspedisi. SLA ini merupakan sarana pembelajaran bagi para Anggota Muda LAWALATA IPB  dalam merancang ekspedisi dengan baik. SLA tahun ini diselenggarakan di Taman Nasional Wasur, Merauke, Papua, pada bulan Juli hingga Agustus 2015. Karena itulah kegiatan SLA tahun ini berjudulkan ‘Ekspedisi Wasur 2015’

Bermula dari isu perburuan walabi lincah yang menjadi flagship dari Taman Nasional Wasur, kami tertarik untuk mengulas isu ini lebih dalam lagi. Perburuan terhadap walabi lincah dilakukan oleh masyarakat asli dan pendatang. Menurut Omona (2014) telah terjadi penurunan jumlah walabi selama sepuluh tahun terakhir, dan ditenggarai akibat adanya perburuan liar menggunakan senjata api. Di sisi lain, dalam tatanan kehidupan sosial masyarakat adat, satwa ini merupakan simbol marga sehingga perlakuan terhadap satwa ini harus mengikuti aturan adat (BTNW1999).

Walabi atau dalam bahasa Malind Anim disebut walep adalah salah satu totem bagi Masyarakat Adat Suku Malind. Totem merupakan simbol individu masyarakat adat yang dilambangkan dengan jenis-jenis satwa atau tumbuhan yang secara turun-temurun telah diwariskan oleh nenek moyang mereka. Akhirnya, tim ekspedisi memutuskan mengambil tema Pengkajian Walabi (Macropus agilis papuanus) sebagai Kekayaan Fauna dan Pengaruhnya terhadap Kearifan Lokal Masyarakat Adat.  Data yang terkumpul nantinya diharap bisa menjadi referensi dalam usaha konservasi ataupun pengelolaan walabi kedepannya serta dapat memberikan informasi mengenai keadaan sosial ekonomi dan budaya masyarakat suku malind di Taman Nasional Wasur.

Untuk mendapatkan data-data tersebut, terdapat tiga kajian inti yang akan dilakukan, yakni Kajian tentang jumlah populasi Walabi, dan kondisi habitatnya, serta  kondisi sosial dan budaya Masyarakat Adat Malind Anim. Tim Ekspedisi berjumlah 17 orang, yang terbagi lagi menjadi 4 tim kecil, yakni tim Satwa (tujuh orang), tim Analisis Vegetasi (empat orang), tim Sos-Bud (tiga orang), dan Tim dokumentasi (tiga  orang).

LAWALATA IPB

Tim Ekspedisi Wasur berfoto dengan Anggota LAWALATA IPB dalam upacara pelepasan tim Ekspedisi

 

Pada tanggal 11 Juli 2015 di halaman depan Sekretariat LAWALATA IPB, Tim Ekspedisi Wasur dilepas secara simbolis oleh LAWALATA IPB dalam rangkaian Upacara pelepasan Tim Ekspedisi Wasur. Upacara ini dihadiri oleh para pengurus, Anggota Luar Biasa (ALB), serta Pembina LAWALATA IPB.

“Perjalanan ini merupakan perjalanan yang sangat panjang, bukanlah suatu perjalanan yang mudah untuk dilalui, tentu banyak tantangannya. Hadapilah tantangan itu dengan ikhlas, dan nikmati setiap waktunya”  ujar Bu Mirza D. Kusrini (Dosen FAHUTAN-IPB) selaku Pembina LAWALATA IPB, salah seorang yang berpesan dalam upacara tersebut.

Ucapan selamat dan jabat tangan kepada Tim Ekspedisi wasur, oleh seluruh Anggota LAWALATA IPB yang menghadiri upacara tersebut menjadi rangkaian akhir dari prosesi tersebut.

Semoga seluruh rangkaian kegiatan dari Ekspedisi ini berjalan dengan baik, sesuai dengan apa yang diharapkan. LAWALATA JAYA!

 

Oleh:

Siti Aisyah, Yunanda Sari, Akbar Habibie

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*