lawalataipb/ March 24, 2016/ Aksi, Berita Utama/ 0 comments

 

Dalam rangka memperingati Hari Air Se-dunia, kami mapala dalam Pusat Koordinasi Daerah Mahasiswa Pecinta Alam melakukan aksi bersih lingkungan.

Dalam rangka memperingati Hari Air Se-dunia, kami mapala dalam Pusat Koordinasi Daerah Mahasiswa Pecinta Alam melakukan aksi bersih lingkungan.

(Bogor, 22 Maret 2016) Sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa Pecinta Alam terhadap lingkungan, hampir seluruh Mapala se-Jabodetabeka berkumpul dan melebur menjadi satu demi menyuarakan aksi damai dalam wujud memperingati hari air se-dunia pada tanggal 22 Maret 2016. Aksi tersebut berlangsung pada tanggal 20 Maret 2016, pukul 08.00 WIB yang di koordinatori oleh PKD (Pusat Kordinasi Daerah) Jabodetabeka yaitu sodara Syahdiar Adi Prasetio atau yang akrab di panggil Otan (dari Mapala Atmawana/UIKA Bogor). Kurang lebih terdapat 110 mapala yang ikut serta tergabung dalam acara aksi damai tersebut yang merupakan bagian dari mapala PKD Jabodetabeka. Kegiatan aksi itu bertujuan untuk mengajak seluruh warga Jakarta khususnya yang sedang CFD (Car Free Day) di sepanjang ruas jalan menuju Bundaran HI, selain itu harapan dari aksi ini bukan lain supaya pemerintah pun mendengar seruan aksi damai ini bahwa masih banyak sampah yang berserakan di jalan yang dapat mengganggu sirkulasi air sehingga dapat menyebabkan banjir yang terus berulang sepanjang tahun.

 

Dalam kegiatan aksi ini memiliki beberapa konsep unik yang bertujuan untuk tercapainya tujuan tersebut, pertama dengan adanya sepeda sampah dengan hiasan 3 (tiga) warna yang berbeda, merah untuk sampah B3 (bahan kimia), kuning untuk sampah non-organik dan hijau untuk sampah organik. Sepeda sampah tersebut di kendarai dari Tugu Tani hingga Bundaran HI, yang dimana setiap peserta aksi tersebut membawa plastik 3 warna, apabila sampah sudah terkumpul pada plastik tersebut di gantung pada gerobak bagian depan sepeda sampah tersebut. Kedua, pembagian sticker yang berisi pernyuluhan tentang hari air yang bertujuan untuk mengajak warga Jakarta dapat turut serta dalam menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menyia-nyiakan air bersih. Ketiga, banner aksi yang berisi tanda tangan warga Jakarta, baik itu dari kalangan pelajar, para petugas keamanan sampai para pedagang kaki lima yang turut berpartisipasi dalam kegiatan aksi damai ini dan setuju jika lingkungan harus di jaga dengan baik, bukan hanya hari ini tetapi untuk ke depannya juga, jika bukan kita lalu siapa lagi??

Potret teman mapala yang sedang membersihkan kotoran kuda yang mengotori jalanan

Potret teman mapala yang sedang membersihkan kotoran kuda yang mengotori jalanan

 

Selain sebagai wujud aksi lingkungan, kegiatan ini juga untuk mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antara mapala se-Jabodetabeka. Aksi yang kita lakukan ini bukan menjadi aksi terakhir yang akan kita lakukan, tetapi ini adalah awal demi terwujudkan sirkulasi air yang baik dan bersih dari hulu hingga hilir. Rencana untuk kedepannya, kita akan memulai aksi kembali pada bulan April yang bertempatkan di hulu atau Bogor, sekaligus untuk memperingati hari bumi pada tanggal 22 April.

 

Gustaav Tangel/L-357

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*