lawalataipb/ April 26, 2016/ Aksi, Lain lain/ 0 comments

SpeleoTalks – “Protection and Management of Caves and Karst”

Pusat Penelitian Biologi LIPI, Masyarakat Speleologi Indonesia (Indonesian Speleological Society) dan Perkumpulan Mahasiswa Pecinta Alam Institut Pertanian Bogor (Lawalata IPB) menyelenggarakan kegiatan diskusi panel dan kunjungan lapangan SpeleoTalks – “Protection and Management of Caves and Karst”.

 

  • Latar Belakang

    Karst di Indonesia belakangan sedang menjadi sorotan utama masyarakat, bukan hanya dari kalangan kelompok pemerhati karst dan penelusur gua saja, melainkan hingga kalangan petani dan masyarakat yang masih awam dengan istilah karst itu sendiri. Eksploitasi berlebihan yang terjadi di kawasan karst oleh korporasi, terutama pabrik semen, merupakan pemantik dari banyak aksi protes untuk melindungi dan melestarikan kawasan karst di Indonesia. Hal ini tidak dapat dipungkiri lagi, karena karst memiliki peranan penting dalam fungsi ekologi di dalam ekosistem karst tersebut dan juga lingkungan sekitarnya. Sehingga keberadaan gua-gua di Indonesia yang sebagian besar berada pada ekosistem karst juga ikut terancam.

    Salah satu solusi untuk melindungi ekosistem karst dan gua di Indonesia adalah melalui jalan pengembangan wisata gua. Dimana secara teori keberadaan objek wisata akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga keberadaan gua dan ekosistem karst di sekitarnya akan tetap terjaga dari usaha eksploitasi pabrik semen, sebagai contoh wisata Gua Pindul yang menjadi penyumbang besar bagi PAD di daerahnya. Namun begitu, solusi perlindungan ekosistem karst dan gua melalui wisata masih sering menimbulkan momok mengenai potensi kerusakan yang akan terjadi bila pengelolaan wisata kurang mengindahkan kaidah daya dukung lingkungan gua (carrying capacity). Seperti juga yang tejadi di wisata Gua Pindul ini.

    Selain wisata gua, salah satu solusi bagi perlindungan dan pengelolaan kawasan karst adalah melalui regulasi. Saat ini regulasi yang memegang peranan utama bagi pengelolaan karst di Indonesia yaitu melalui Permen ESDM 17/2012 tentang Penetapan KBAK. Dimana peraturan ini merupakan pengganti dari Kepmen ESDM 1456 tentang Pedoman Pengelolaan Kawasan Karst, agar sejalan dengan UU 26/2007 tentang Penataan Ruang dan turunannya PP 26/2008 tentang RTRWN yang menyatakan bahwa bentang alam karst adalah kawasan lindung nasional yang harus ditetapkan. Masalah yang menjadi hambatan dalam usaha pengelolaan dan perlindungan kawasan karst melalui solusi regulasi ini adalah kebijakan pemerintah daerah yang seringkali bertabrakan dengan regulasi pusat dan lebih berpihak pada korporasi yang dinilai lebih mementingkan mendapatkan keuntungan yang instan.

    Oleh karena itu, pengelolaan dan perlindungan ekosistem karst dan gua di Indonesia saat ini menjadi penting untuk diulas dan didiskusikan bersama dari segala sudut pandang, terutama dari UIS (Union Internationale de Spéléologie) sebagai organisasi speleologi dan penelusuran gua tingkat internasional. Pandangan-pandangan dan studi kasus dari berbagai daerah yang berbeda tentang pengelolaan karst dan gua, dapat menjadi referensi yang berharga untuk dipelajari, dipertimbangkan, atau mungkin direplikasi, demi mencari solusi terbaik untuk pengelolaan dan perlindungan karst di Indonesia.

  • Tujuan dan Keluaran

    Tujuan

    • Sebagai forum bertukar informasi dan diskusi tentang pengelolaan gua dan karst di tingkat nasional dan internasional
    • Memelajari dan membandingkan pengelolaan karst di tingkat nasional dan internasional sebagai bahan dan pandangan baru dalam mencari solusi terbaik dalam usaha melindungi dan mengelola ekosistem karst
    • Menjalin komunikasi antara organisasi speleologi internasional (UIS) dengan organisasi-organisasi speleologi di Indonesia

    Keluaran

    • Peserta mendapatkan informasi dan pandangan mengenai pengelolaan dan perlindungan karst dari berbagai sudut pandang (nasional dan internasional)
    • Lesson learn tentang pengelolaan dan perlindungan ekosistem karst di ranah internasional
  • Bentuk Kegiatan

    Kegiatan ini berbentuk diskusi panel pada hari pertama, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan (field trip) pada hari ke-2.  Susunan Acara bisa dilihat pada laman Susunan Acara.
  • Pelaksana

    Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara Pusat Penelitian Biologi LIPI,Masyarakat Speleologi Indonesia (Indonesian Speleological Society) danPerkumpulan Mahasiswa Pecinta Alam Institut Pertanian Bogor (Lawalata IPB).
  • Peserta

    Peserta kegiatan ini berasal dari umum, dengan sasaran utama peserta yang berasal dari kalangan pegiat penelusuran gua, kelompok pemerhati karst dan gua (baik dari masyarakat maupun akademisi), CSO, instansi pemerintah (sebagai pemegang kebijakan), kalangan praktisi dan akademisi.

    Untuk mengikuti kegiatan silakan melakukan registrasi pada laman Registrasi

  • Waktu dan Tempat

    Diskusi : 4 Mei 2016 di Gedung Kusnoto P2 Biologi LIPI, Jl. Juanda No. 18, Kota Bogor, Jawa Barat.
    Fieldtrip : 5 Mei 2016 di Cigudeg dan Cibodas, Ciampea

 

Sumber dan info lengkap : http://caves.or.id/speleotalks-2016

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*