lawalataipb/ September 24, 2016/ Studi Lapangan Anggota/ 0 comments

Tim Ekspedisi Lawalata IPB bersama masyarakat adat Dayak Punan Semeriot

Tim Ekspedisi Lawalata IPB bersama masyarakat adat Dayak Punan Semeriot

Kalimantan Utara, 14 Agustus 2016. Tim Ekspedisi Putri Punan Semeriot telah selesai melakukan ekspedisi di Kalimantan Utara setelah 21 hari berkegiatan. Kegiatan dilakukan dengan tujuan melakukan studi tentang masyarakat adat Punan Semeriot dan kaitannya dengan burung Rangkong. Masyarakat adat Punan Semeriot adalah salah satu suku dayak yang berada di hulu Sungai Sekatak. Kaitannya dengan burung Rangkong adalah bahwa mereka pantang untuk memburu maupun memakan daging burung Rangkong.

Terdapat delapan jenis burung Rangkong (kengkareng, enggang) di Pulau Kalimantan dari tiga belas jenis yang tersebar di Indonesia. Kedelapan jenis itu  yaitu Enggang Jambul, Julang Jambul Hitam, Julang Emas, Kengkareng Hitam, Kengkareng Perut Putih, Rangkong Badak, dan Rangkong Gading. Berdasarkan data IUCN Red List (2015), ada satu jenis yang statusnya Critically Endangered atau sangat terancam punah yaitu Rangkong Gading. Maraknya perburuan dan konversi lahan menjadi fokus utama penyebab berkurangnya jumlah populasi burung rangkong di Kalimantan.

Sesuai dengan namanya, Ekspedisi Putri Punan Semeriot dilakukan oleh 8 orang anggota tim yang seluruhnya adalah perempuan. Meskipun  begitu, hal ini tidak menyurutklan langkah tim untuk terus berkegiatan dengan membawa nama besar Lawalata IPB. Selanjutnya tim akan menyelesaikan laporan hasil kegiatan berupa laporan ilmiah, foto, video, dan buku yang akan menjadi bukti pertanggung jawaban tim kepada beberapa pihak termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

 

Oleh : Lestari ( Anggota Muda )

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*