lawalataipb/ December 15, 2018/ Catatan Perjalanan, Cerita Anggota, Kelompok Minat/ 0 comments

Sebuah “Little Piece Of Heaven” di bumi yang diturunkan Tuhan ternyata ada banyak. Ketika kita bertualang lebih dalam dan mencari lebih banyak, hal itu akan membuat kita selalu tunduk dan sadar akan kecilnya kemampuan kita.

 

Sayup-sayup panggilan gunung dan rimba telah terdengar. Rasa rindu berkegiatan alam bebas mendorong hasrat untuk berpetualang kembali. Berangkat dari hal tersebut kami berniat pergi ke gunung tertinggi di Jawa Barat, Gunung Ciremai. Walaupun gunung tertinggi di jawa barat, tapi gunung ini masih kalah tinggi dengan jajaran gunung yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Secara administratif Gunung Ciremai termasuk ke dalam dua kabupaten yaitu Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka. Gunung ini memiliki ketinggian 3078 MDPL (Meter di atas Permukaan Laut) dan memiliki 3 jalur, yakni jalur Palutungan dan jalur Linggarjati yang berada di Kabupaten Kuningan dan jalur Apuy yang berada di Kabupaten Majalengka. Tentu saja ketiga jalur tersebut memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda.

Gapura Selamat datang, jalur Palutungan

Kami memulai pendakian pada hari Sabtu (8/12/18) melalui jalur palutungan, pertimbangan kami memilih jalur ini adalah keterbatasan waktu. Karena hari senin kami harus kembali ke Bogor untuk menjalankan aktivitas masing-masing.  Jalur Palutungan lebih singkat jika dibandingkan Linggarjati karena pendakian dimulai dari ketinggian yang cukup tinggi yaitu 1100 MDPL hal tersebut berbeda dengan jalur Linggarjati yang dimulai dari 600 MDPL.Titik jalur Apuy sebenarnya relatif paling tinggi yaitu 1204 MDPL, tetapi karena akses transportasi yang cukup jauh kami memutuskan menggunakan jalur Palutungan.

Pukul 14.30 pendakian dimulai setelah sebelumnya kami makan siang terlebih dahulu di pos awal palutungan. Setelah tracking kurang lebih 2 jam kami sampai di pos Cigowong yang merupakan pos yang paling luas dan merupakan sumber air terakhir selama di jalur pendakian. Setelah 45 menit istirahat dan mengisi air, masing masing dari kami membawa minimal 3 liter air untuk persediaan selama pendakian. Tujuan tempat kami mendirikan camp adalah pos Pasanggrahan, tetapi dari awal pendakian kami telah menetapkan bahwasannya kira-kira pukul 21.00 kami harus mendirikan camp walaupun pos Pasanggrahan belum sampai, pertimbangan tersebut diambil karena kondisi fisik kami dan cuaca saat itu yang sedang mendung. Pukul 21.10 ternyata kami telah sampai di camp Pasanggrahan dan segera memasak makanan dan mendirikan tenda. Setelah itu, kami langsung istirahat untuk tracking ke puncak pada esok pagi.

Minggu, pukul 05.30 saya terbangun. Ini jauh dari jadwal yang kami perkirakan. Harusnya pukul 04.00 kami sudah mulai tracking ke puncak karena jarak pos pasanggrahan ke puncak juga cukup lama yaitu sekitar 2 jam. Akhirnya kami tetap merencanakan pergi ke puncak walaupun akhirnya mulai tracking pada pukul 07.00 dan sebelumnya sarapan terlebih dahulu dengan bubur kacang ijo yang kami masak sebelum tracking.

Kawah Gunung Ciremai

Puncak Gunung Ciremai

Ternyata benar saja pukul 09.00 kami sampai di puncak Gunung Ciremai. Sebuah kaldera yang melingkar besar dan dalam menyambut kami di atap Jawa Barat itu. Sebuah “Little Piece Of Heaven” di bumi yang diturunkan Tuhan ternyata ada banyak. Ketika kita bertualang lebih dalam dan mencari lebih banyak, hal itu akan membuat kita selalu tunduk dan sadar akan kecilnya kemampuan kita.

“Kakimu bisa kau taruh di tempat tertinggi, tapi apakah hatimu bisa kau taruh di tempat terendah” (Fiersa Besari).

Sekitar 1 jam lebih di puncak kami pun kembali turun ke tempat kami mendirikan camp, lalu langsung memasak makan siang dan berencana langsung turun ke pos awal Palutungan. Pukul 16.30 akhirnya tim sampai dan kami telah menyelesaikan perjalanan ke Gunung Ciremai kali ini dan berencana langsung kembali ke Bogor.

Lampiran Log book pendakian gunung Ciremai

Ditulis oleh: M. Andre Rofiansyah Harahap / Anggota Muda

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*