lawalataipb/ February 21, 2019/ Catatan Perjalanan, Cerita Anggota, Kelompok Minat, Press Release/ 0 comments

Flora dan Fauna merupakan kelompok minat terbaru di UKM LAWALATA yang berfokus mempelajari hewan dan tumbuhan di sekitar kita. Pengenalan KM Flora Fauna ini dilakukan di Pulau Pari pada tanggal 16-17 Februari 2019. Kami melakukan pengamatan hewan pada malam hari dan pengamatan burung. Pengamatan hewan pada malam hari dimulai pada pukul 20.00 WIB. Kami dibagi 4 kelompok yang terdiri dari 4-5 orang, saya kebagian di kelompok 3 bersama dengan Damba, Alot, Ka Pakcoy dan Ka Hulk. Kami pergi ke hutan di sebelah kanan dari tenda. Baru  saja beberapa meter saya berjalan, saya menemukan kepiting di bawah pohon bakau kemudian saya memanggil Damba untuk membantu menangkapnya, namun kami kesusahan. Saya memanggil Ka Pakcoy, Ka Hulk dan Alot untuk membantu kami. Akhirnya setelah memakan waktu yang lama kami berhasil menangkap kepiting tersebut. Saya melanjutkan perjalanan sendirian ke arah semak-semak di dekat pohon bakau namun saya tidak menemukan apa-apa selain pepohonan dan serangga.

Ka pakcoy mengajak saya dan Damba masuk ke bagian hutan yang dalam dengan harapan bisa menemukan hewan yang unik namun butuh waktu yang lama untuk menemukan hewan-hewan di sekitar sini. Setelah berjalan sekitar 5 menit saya mendapatkan capung dan bekicot yang akhirnya saya simpan untuk saya bawa. Tidak lama kemudian Ka Hulk mendapatkan seekor cicak yang juga saya bawa untuk diidentifikasi. Tak lama setelah itu waktu sudah menunjukan pukul 22.00 WIB yang artinya kami harus kembali ke tenda dan melakukan identifikasi hewan yang kami dapat.

Setelah semua kelompok berkumpul, kami melakukan presentasi hasil pengamatan. Kelompok kami yang pertama menjelaskan tentang hewan apa yang kami dapatkan. Saya menjelaskan kami mendapat seekor kepiting, capung, cicak, dan bekicot yang kemudian kami perlihatkan ke semuanya agar mereka melihat satu-persatu. Kemudian, giliran kelompok 1 yang mendapatkan udang, kepiting dan mereka bercerita mendapatkan tokek namun tidak tertangkap karena susah dan kelompok 1 menjadi kelompok yang mendapat banyak hewan seperti 2 kodok, 3 ikan, 1 kepiting yang sempat membuat heboh kita semua. Pukul 23.00 WIB, identifikasi hewan disudahi dan kami me-release hewan-hewan tersebut ke habitatnya.

Pagi harinya pukul 08.00 WIB kita melakukan pencarian burung di sekitar tenda. Kita di bagi 4 kelompok yang sama saat kita mengamati hewan malam. Saya sangat senang karena bisa melihat banyak jenis burung yang berterbangan dan juga merasa kesusahan karena burung ini cepat sekali terbang yang membuat saya susah membuat sketsa burung tersebut.

Saya, Damba dan Alot berpencar untuk mencari jenis burung sebanyak-banyaknya. Alot yang bertugas membuat sketsa burungnya, sedangkan saya dan Damba yang mencari burungnya. Mencari burung itu susah-susah gampang karena tidak semua burung bertengger di atas pohon. Ada juga yang sedang berterbangan dan berjalan di atas tanah. Kami harus berjalan secara hati-hati agar tidak ketahuan oleh burung tersebut. Ada satu burung yang membuat saya, Damba dan Ka Betox penasaran dengan warna kuning dominan yang sangat cantik dan cerah. Beruntung burung tersebut bertengger lama di atas pohon yang membuat kami puas menikmati keindahan burung tersebut. Ya, burung tersebut bernama cikakak dengan suara kicauannya yang merdu dan unik membuat saya ingin menangkap dan memelihara burung tersebut. Waktu sudah menunjukan jam 09.30, yang artinya kami harus kembali ke tenda untuk packing barang dan kemudian melanjutkan identifikasi burung yang kami dapat, saat di sekretariat Lawalata nanti.

LAWALATA JAYA!!!

Ditulis oleh: Muhammad Fachri P

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*